Belajar SEO

Cara SEO Mengoptimasikan Website Secara On Page

jasa SEO

Teknik cara mengoptimasikan website secara on page ini terkadang menjadi sebuah kendala yang cukup berarti terutama bagi anda yang kurang memahami bahasa pemrograman html, PHP dan CSS karena ada beberapa bagian didalam SEO on page yang memerlukan “hacking code”. Tapi walaupun demikian masalah ini bukanlah masalah besar asalkan anda mau membaca artikel cara mengoptimasikan website secara on page ini dengan baik dan benar.

Bagi yang belum mengerti, saya akan paparkan sedikit tentang SEO on-page. Secara general, SEO terbagi menjadi 2, yakni on-page & off-page. SEO off-page mempunyai arti kita mengoptimalkan di luar dari website yang kita miliki contohnya dengan membuat backlink.

SEO on-page ialah lawan dari off-page, yaitu kita mengoptimalkan dari dalam internal website kita sendiri. Tidak sedikit orang kerap melupakan aspek SEO on-page blog. Membuat sebanyak apapun link yang dibuat, websitenya tidak juga terlisting di page 1 Search engine.

Bagi Anda yg mengalami masalah ini, saya sarankan untuk cek lagi artikel2 di blog Anda mengikuti beberapa rekomendasi mengoptimasikan SEO on page dari saya ini.

Title Halaman & Title Artikel

Title halaman adalah salah satu faktor utama daripada SEO on-page. Seringnya saat kita melakukan search didalam Search engine, title halaman terlihat dengan ukuran yang lebih besar berwarna biru (silahkan lihat gambar).

mengoptimasi onpage SEO

Umumnya title halaman sesuai dengan title artikel. Namun bagi pemakai WordPress, title halaman dengan title artikel dapat dibedakan dengan menggunakan plugin WordPress SEO dan atau plugin SEO WordPress yang bernama All-in-one SEO Pack.

Membedakan title halaman dengan title artikel sering dapat membantu SEO sebab kita bisa mengoptimalkan title halaman dengan kata kunci tertentu tanpa merubah title artikel supaya tetap nyaman dibaca.

Deskripsi Artikel

Deskripsi artikel ialah sejumlah kata atau kalimat (tidak lebih dari 160 karakter termasuk spasi) yang ada di bagian bawah title halaman di halaman hasil pencaharian Google (SERP=Search Engine Result Page). Menggunakan plugin SEO yg saya sampaikan di atas tersebut, kita dapat merubah meta description untuk semua artikel maka tidak heran bila kita dapat menargetkan kata kunci yang kita ingini.

Disamping untuk keperluan SEO, membuat meta description yang lengkap pun bisa membantu user yang melakukan pencaharian di dalam search engine. Dengan memberikan meta description, user dan Search engine akan mampu membaca poin terpenting halaman website anda di halaman search engine.

Permalink (URL)

Pastikan kata kunci yang kita optimalkan pun muncul di PERMALINK dan tak terdapat kekeliruan penulisan. Bagi pemakai WordPress, bentuk dari permalink dapat diseting via menu Settings –> Permalink. Disamping itu permalink pun bisa diganti secara manual saat kita Menambahkan artikel. Dan panjang permalink/URL di usahakan jangan lebih dari 80 karakter.

Disamping itu anda bisa juga membuat tag canonical untuk menghindari terjadinya duplicate content yang terindex google karena sistem mod_rewrite yg kurang sempurna. Masalah ini sering terjadi pada pengguna CMS Joomla!

Mengoptimasi Artikel

Tiga aspek di atas masing2 cukup penting untuk dalam rangka mengoptimasikan SEO, namun yang lebih penting dari itu semua ialah isi artikelnya. Ada 2 jenis kekeliruan premier dari SEO konten. Yang kesatu ialah kurang dioptimasi, yg kedua justru malah over optimize (lebay).

Untuk kekeliruan kesatu, kurang optimasi, umumnya ada sejumlah penyebab. Contohnya, artikel terlampau pendek hingga tidak dianggap berharga oleh Google. Tulisan yang bagus umumnya mempunyai 600 kata, paling sedikit. Disamping itu, tulisan kita boleh jadi tak berisi kata kunci yang di optimasikan.

Kekeliruan kedua, terlampau banyak mengoptimasi, sering kali dikerjakan oleh blogger noobi. Yang sangat sering dilakukan ialah terlampau banyak memakai kata kunci yang ditargetkan secara berulang-ulang. Saking overnya, hingga artikel tersebut tak enak lagi buat dibaca sebab kata-katakanya dipaksakan. Belum lagi dengan penambahan beragam macam html tag didalam artikel seperti tulisan tebal, tulisan miring, tulisan dengan garis bawah memenuhi setiap paragraph artikel. Maka hal itulah yang sering saya katakan dengan SEO LEBAY! 😀

Bila kita mencermati beberapa tahun yang lalu kira-kira tahun 2007 s.d 2011, optimasi “lebay” seperti itu mungkin masih dapat membuat website berada di posisi teratas. Namun mengingat algoritma Search engine yang kian canggih, mengoptimasi “lebay” itu justru bakal decreasing mutu artikel itu sendiri.

RICH Artikel (Maksudnya: Artikel yang diberikan image dan atau media lainnya)

Banyak perselisihan mengenai image, apakah bisa mempengaruhi SEO atau tidak. Yg pasti, image dan media lainnya semacam video cukup penting bagi blog agar tidak menjemukan.

Seperti halnya tulisan, image juga dapat dioptimasi secara “lebay”. Contohnya dengan memakai kata kunci sebagai title image + alt tag. Agar aman, kasih title relevant dengan gambarnya dan pakai alt tag untuk menerangkan gambar dengan singkat.

Internal Link Building

Link internal dapat membantu struktur blog agar makin SEO-friendly. Yg dimaksud dengan link internal yakni link2 antara masing2 tulisan yg relevan di dalam sebuah website. Contohnya di tulisan A kita membahas sedikit tentang tulisan B. Maka anda bisa Kasih link dari tulisan A menuju tulisan B, hal semacam itu dapat berdampak positif untuk SEO.

Hindari membuat link internal bila tulisannya tidak cocok sama sekali, lakuin dengan alami. Jangan juga memasang tautan ke halaman yg sama. Disamping buang-buang waktu, pun dapat mengganggu audience.

Tags:
Jasa Pembuatan Website

Leave a Reply